Terpaku sendiri habiskan malam tanpa bintang
Kupandangi gemerlapnya lampu kota ini
Sesekali meneteskan air mata penyesalan
Pikirku pun melayang, meratapi kesalahan
Aku yang dulunya terbang dalam gemerlapnya kota ini
Kini hanya mampu menangis, menangis dan menangis
Tanpa bisa melakukan apa-apa dengan tubuh ini
Tubuh yang dulunya indah, kini kusam tertutup dosa
Aku yang dulunya terbang, kini kaku terdiam
Aku sadar telah banyak maksiat yang kuperbuat
Dan kini aku sadar kalau hidup hanya sementara
Sekarang aku tahu kalu semua ini adalah KARMA !!!
Pena Moza
Pena Moza
Tidak ada komentar:
Posting Komentar